Powered By Blogger

Rabu, 28 November 2012

Nurhidayah Syam

Tugas Bahasa Indonesia Intrakalimat dan Antarkalimat beserta contoh kalimatnya.
Nama     : NurhidayahSyam
Kelas      : BE.A
Nim        : 1252132025

Intrakalimat
    Dan
Kalimat :Saya dan keluarga berencana liburan akhir pecan ke Jakarta.
    Agar
Kalimat :Santi rajin belajar agar mendapat nilai bagus.
    Karena
Kalimat :Yani tidak mengikuti mid karena sakit
    Sehingga
Kalimat :Bambang sangat rajin berolahraga sehingga badannya selalu sehat.
    Tetapi
Kalimat :Anak itupandai, tetapi sayang teman bergaulnya
terbatas.
    Sedangkan
Kalimat :Bagaimana aku dapat menolongmu, sedangkan
aku sendiri kekurangan.
    Dengan
Kalimat :Ibu pergi ke pasar denganb mengendarai motor.
    Sesudah
Kalimat :Saya mengerjakan tugas sesudah sholad.
    Ketika
Kalimat : Ayah pergi ketika saya masih tidur.
    Bahwa
Kalimat : Putri tidak percaya bahwa karma itu ada.
    Kecuali
Kalimat : Ayha tidak dapat berubah kecuali ia sendiri yang berkeinginan untuk merubah dirinyaa menjadi lebih baik.
    Sambil
Kalimat :Ibu memasak sambil bernyanyi.
    Jangankan
Kalimat :Jangankan dia aku juga tidak bisa menyelesaikan tuga situ.
    Semenjak
Kalimat :Putri lebih sering merenung dan diam semenjak di tinggal kekasihya.
    Melainkan
Kalimat :Tidak ada yang bias menyayangi kitasepenuh hati melainkan kedua orang tua.
Antarkalimat
    Namun
Kalimat :Pada tahun pertama nilainya selalu A. Namun, pada tahun kedua
nilainya semua D.
    Akan tetapi
Kalimat :Akhir-akhir ini judi togel semakin marak di desa-desa. Akan tetapi,  para penegak hukum seakan-akan  menutup mata saja.
    Setelah itu
Kalimat :Mula-mula kami pergi ke sekolah. Setelah itu, kami bersama-sama
menjenguk kepala sekolah di rumah sakit.
    Kemudian
Kalimat :Kami makan nasi pecel. Kemudian, kami mengambil es dawet.
    Selain itu
Kalimat :Orang tuanya sangat mendukungcita-citanya untuk menjadi pilot.
Selainitu, calon mertuanya juga siap membantu bila dibutuhkan.
    Sebaliknya
Kalimat :Ayahnya sangat mendukung keinginan anaknya untuk bekerja di luar negeri. Sebaliknya, ibunya malah menolak keinginan anaknya.
    Sesungguhnya
Kalimat :Dia bekerja sebagai kuli sapu dalam perusahaan itu. Sesungguhnya, hal itu merupakan ujian mental baginya sebelum menerima jabatan ayahnya sebagai direktur perusahaan. 
    Bahkan
Kalimat :Setiap hari orang tua itu berangkat bekerja dengan berjalan kaki. Bahkan, pulangnya  selalu pada larut malam.
    Biarpun begitu
Kalimat :Setiap pagi ayah selalu berlari mengelilingi stadion. Biarpun begitu, tak tampak kelelahannya.
    Kecuali itu
Kalimat :Karena prestasinya dia mendapat hadiah mobil. Kecuali itu, dia juga di berikan rumah BTN tipe 54.
    Akibatnya
Kalimat :Setiap malam dia hanya begadang bersama kawan-kawannya. Akibatnya, nilai ujian mereka jelek sekali.
    Dengan demikian
Kalimat :Dia mendapat hukuman skors selama seminggu. Dengan demikian, diharapkan dia menyadari akan kesalahannya.
    Sebelum itu
Kalimat : Anak-anak  beristirahat di aula. Sebelumitu, mereka melakukan senam massal.
    Jadi
Kalimat :Ibu guru berkata belajar dengan baik adalah kunci kesuksesan. Jadi, jika ingin menjadi orang sukses rajinlah belajar.
    Dengan kata lain
Kalimat : Di dalam Al-Qur’an adafirman Allah yang mengatakan bahwalaki – laki itu bias memiliki istri lebih dari satu. Dengan kata lain, Poligami .

Asrina Awaliah



Nama        : Asrina Awaliah
Kelas         : Business English A
Nim           : 1252132039

A.    Konjungsi Intrakalimat
Konjungsi intrakalimat atau konjungsi antarklausa adalah konjungsi yang menghubungkan satuan-satuan kata dengan kata, frasa dengan frasa, dan klausa dengan klausa. Konjungsi ini dibagai menjadi tiga jenis, yaitu :

1.      Konjungsi koordinatif adalah konjungsi yang menghubungkan dua klausa atau lebih yang memiliki status sintaktis yang sama. Konjungsi ini juga bisa disebut dengan konjungsi setara.

Macam-macam konjungsi koordinatif :

a.       Konjungsi yang menyatakan penambahan, seperti dan.
Contoh : Saya membeli buku dan pensil.

b.      Konjungsi yang menyatakan perlawanan, seperti tetapi.
Contoh : Dia menyukai bawang goreng tetapi saya tidak menyukainya.

c.       Konjungsi yang menyatakan pemilihan, seperti atau.
Contoh : Kamu ingin membeli tas atau sepatu?

2.      Konjungsi subordinatif adalah konjungsi yang menghubungkan dua klausa atau lebih yang memiliki status sintaktis yang tidak sama. Konjungsi ini juga bisa disebut dengan konjungsi bertingkat.

Macam-macamnya :

a.       Konjungsi yang menyatakan waktu, seperti ketika,
Contoh : Saya sedang tidur ketika dia menelpon.
             

b.      Konjungsi yang menyatakan syarat, seperti jika.
Contoh :  Telpon aku jika kau sudah sampai.

c.       Konjungsi yang menyatakan pengandaian, seperti seandainya.
Contoh : Dia akan datang, seandainya kamu mengundangnya.

d.      Konjungsi yang menyatakan tujuan, seperti agar.
Contoh : Rajinlah belajar agar kamu pintar.

e.       Konjungsi yang menyatakan konsesif, seperti meskipun
Contoh : Aku akan datang meskipun agak terlambat.

f.       Konjungsi yang menyatakan pemiripan, seperti seolah-olah.,
Contoh : Dia mengangguk-anggukkan kepalanya seolah-olah dia sudah mengerti.

g.      Konjungsi yang menyatakan sebab, seperti sebab.
Contoh : Adi terlambat datang sebab di jalan macet.

h.      Konjungsi yang menyatakan akibat, seperti sampai-sampai.
Contoh :  Lira sangat terburu-buru sampai-sampai buku pelajarannya tertinggal.

i.        Konjungsi yang menyatakan penjelasan, seperti bahwa.
Contoh : Lili berkata bahwa dia sudah makan.

3.      Konjungsi korelatif adalah konjungsi yang menghubungkan dua kata, frasa, atau klausa dan kedua unsur itu memiliki status sintaktis yang sama. Konjungsi korelatif terdiri atas dua bagian yang dipisahkan oleh salah satu kata, frasa, atau klausa yang dihubungkan.

Macam-macamnya :

a.       baik           …        maupun           …
Contoh : Baik Ilham maupun Argi ingin membeli baju.

b.      tidak hanya           …,       tetapi   (…)      juga     …
Contoh : Tidak hanya datang terlambat, tetapi ia juga lupa membawa bukunya. 

c.       bukan hanya          …,       melainkan        …
Contoh :  Bukan hanya  tasnya yang berwarna merah, melainkan juga jilbabnya.

d.       (se)demikian          (rupa)   …        sehingga          …
Contoh : Dia demikian baik, sehingga ia disukai oleh banyak orang.

e.       apa(kah)    …        atau     …
Contoh : Apakah kamu sudah belajar atau tidak?

f.       entah         …        entah   …
Contoh : Entah diterima entah tidak, ia akan tetap mencoba.

g.      jangankan  …,       …        pun      …
Contoh : Jangankan makan, minum pun tidak pernah. 

B.     Kata Penghubung Antarkalimat
Kata penghubung antarkalimat adalah kata yang menjadi penghubung antara kalimat yang satu dengan kalimat lainnya dalam satu paragraf. Dengan adanya kata penghubung ini, kalimat menjadi lebih padu.
Kata penghubung antarkalimat ini penulisannya didahului  tanda koma.
Contoh:

1.      Akan tetapi
Contoh : Untuk saat ini saya belum mendapatkan juara. Akan tetapi, saya yakin suatu saat nanti saya akan mendapatkan itu.

2.      Namun
Contoh : Ia difitnah mencuri laptop Lili. Namun, kedua orang tuanya yakin ia tidak seperti itu.


3.      Oleh karena itu
Contoh : Bahasa jurnalistik tidak membedakan tingkat kecerdasan, kedudukan, keyakinan dan pengetahuan. Oleh karena itu, sudah sewajarnya jika ragam jurnalistik harus ringkas penuturannya.

4.      Jadi
Contoh : Semua orang ingin mendengarkannya. Jadi, perbasarlah suaramu.

5.      Dengan demikian
Contoh : Kamu telah mendapat peringkat pertama. Dengan demikian, kamu harus mempertahankannya.


6.      Meskipun begitu
Contoh : Kamu tidak pantas berkata seperti itu kepada dia. Meskipun begitu, kamu  masih bisa meminta maaf  kalau berjumpa lagi dengannya.

7.      Lagi pula
Contoh : Kamu tidak perlu khawatir kepada saya. Lagi pula, saya baik-baik saja.


Kata hubung. Mauliyana Laele


NAMA  : MAULIYANA LAELE
NIM      : 1252132031
KELAS : BUSINESS ENGLISH A

A.     Kata hubung Intrakalimat
a.       Kata penghubung koordinatif
1.      Dan
Contoh:
Fadli membuat mainan untuk Reza dan Farid.
2.      Atau
Contoh:
Sisil mungkin memilih Roni atau Viki.
3.      Tetapi
Contoh:
Vina cantik, tetapi sombong.
4.      Sedangkan
Contoh:
Galuh membawa papan sedangkan Galih membawa spidol.
5.      Melainkan
Contoh:
Dia tidak menyukai Sinta, melainkan menyukai Vira.
6.      Lalu
Contoh:
Kami pergi ke rumah Vani, lalu menanyakan keadaan Vani pada oarangtuanya.
7.      Kemudian
Contoh:
            Rizal akan pergi ke rumah Yani,kemudian pergi membeli buku.
8.      Padahal
Contoh:
Bibu memaksa saya membantunya, padahal saya sedang sibuk.


b.       Kata penghubung korelatif
1.      baik… maupun….
Contoh:
            Baik yang di depan maupun di belakang,saya mohon berdiri.
2.      …tidak…tetapi….
Contoh:
            Titin tidak butuh buku itu, tetapi Vian membutuhkannya.
3.      …bukan…melainkan….
Contoh:
            Solar bukan minuman, melainkan bahan bakar.
4.      makin…makin….
Contoh:
Makin ingin dilupakan, makin di rindukan.
5.      kian…kian….
Contoh:
            Kian lama, kian menarik.
6.      sedemikian rupa …  sehingga….
Contoh:
            Sedemikian rupa Ia berdandan, sehingga Ia tampak cantik di Pesta ini.
7.      tidak hanya… tetapi juga….
Contoh:
            Mama Vila tidak hanya sebagai ibu untukku, tetapi  juga sebagai ayah.


B.     Kata hubung Antarkalimat
a.       Akan tetapi
Contoh:
            Tidak ada penyuluhan yang berhasil menghentikan tawuran. Akan tetapi, dengan membuat kegiatan yang lebih bermanfaat akan membantu menguranginya.
b.      Namun
Contoh:
            Setiap perjumpaan pasti ada perpisahan. Namun, di setiap perjumpaan itu akan membuat kenangan tersendiri yang tidak mungkin terlupakan.
c.       oleh karena itu
Contoh:
            Ayah selalu bekarja sekeras mungkin untuk anak-anaknya. Oleh karena itu, aku harus belajar dengan baik.
d.      Jadi
Contoh:
            Generasi muda adalah penentu keutuhan bangsa. Jadi, kita harus menjadi generasi yang memiliki rasa persatuan yang tinggi.
e.       Dengan demikian
Contoh:
            Lakukan pekerjaan dengan bahagia. Dengan demikian, pekerjaan tersebut akan cepat selesai.
f.        Meskipun begitu
Contoh:
            Soal-soal ini sangat sulit untuk diselesaikan. Meskipun begitu, kita harus tetep berusaha menyelesaikannya.

g.       Lagi pula
Contoh:
            Saya tidak akan menemani Valdi ke acara itu. Lagi pula, sudah ada Riza yang selalu menemaninya.