Tugas Bahasa Indonesia Intrakalimat dan Antarkalimat beserta contoh kalimatnya.
Nama : NurhidayahSyam
Kelas : BE.A
Nim : 1252132025
Intrakalimat
Dan
Kalimat :Saya dan keluarga berencana liburan akhir pecan ke Jakarta.
Agar
Kalimat :Santi rajin belajar agar mendapat nilai bagus.
Karena
Kalimat :Yani tidak mengikuti mid karena sakit
Sehingga
Kalimat :Bambang sangat rajin berolahraga sehingga badannya selalu sehat.
Tetapi
Kalimat :Anak itupandai, tetapi sayang teman bergaulnya
terbatas.
Sedangkan
Kalimat :Bagaimana aku dapat menolongmu, sedangkan
aku sendiri kekurangan.
Dengan
Kalimat :Ibu pergi ke pasar denganb mengendarai motor.
Sesudah
Kalimat :Saya mengerjakan tugas sesudah sholad.
Ketika
Kalimat : Ayah pergi ketika saya masih tidur.
Bahwa
Kalimat : Putri tidak percaya bahwa karma itu ada.
Kecuali
Kalimat : Ayha tidak dapat berubah kecuali ia sendiri yang berkeinginan untuk merubah dirinyaa menjadi lebih baik.
Sambil
Kalimat :Ibu memasak sambil bernyanyi.
Jangankan
Kalimat :Jangankan dia aku juga tidak bisa menyelesaikan tuga situ.
Semenjak
Kalimat :Putri lebih sering merenung dan diam semenjak di tinggal kekasihya.
Melainkan
Kalimat :Tidak ada yang bias menyayangi kitasepenuh hati melainkan kedua orang tua.
Antarkalimat
Namun
Kalimat :Pada tahun pertama nilainya selalu A. Namun, pada tahun kedua
nilainya semua D.
Akan tetapi
Kalimat :Akhir-akhir ini judi togel semakin marak di desa-desa. Akan tetapi, para penegak hukum seakan-akan menutup mata saja.
Setelah itu
Kalimat :Mula-mula kami pergi ke sekolah. Setelah itu, kami bersama-sama
menjenguk kepala sekolah di rumah sakit.
Kemudian
Kalimat :Kami makan nasi pecel. Kemudian, kami mengambil es dawet.
Selain itu
Kalimat :Orang tuanya sangat mendukungcita-citanya untuk menjadi pilot.
Selainitu, calon mertuanya juga siap membantu bila dibutuhkan.
Sebaliknya
Kalimat :Ayahnya sangat mendukung keinginan anaknya untuk bekerja di luar negeri. Sebaliknya, ibunya malah menolak keinginan anaknya.
Sesungguhnya
Kalimat :Dia bekerja sebagai kuli sapu dalam perusahaan itu. Sesungguhnya, hal itu merupakan ujian mental baginya sebelum menerima jabatan ayahnya sebagai direktur perusahaan.
Bahkan
Kalimat :Setiap hari orang tua itu berangkat bekerja dengan berjalan kaki. Bahkan, pulangnya selalu pada larut malam.
Biarpun begitu
Kalimat :Setiap pagi ayah selalu berlari mengelilingi stadion. Biarpun begitu, tak tampak kelelahannya.
Kecuali itu
Kalimat :Karena prestasinya dia mendapat hadiah mobil. Kecuali itu, dia juga di berikan rumah BTN tipe 54.
Akibatnya
Kalimat :Setiap malam dia hanya begadang bersama kawan-kawannya. Akibatnya, nilai ujian mereka jelek sekali.
Dengan demikian
Kalimat :Dia mendapat hukuman skors selama seminggu. Dengan demikian, diharapkan dia menyadari akan kesalahannya.
Sebelum itu
Kalimat : Anak-anak beristirahat di aula. Sebelumitu, mereka melakukan senam massal.
Jadi
Kalimat :Ibu guru berkata belajar dengan baik adalah kunci kesuksesan. Jadi, jika ingin menjadi orang sukses rajinlah belajar.
Dengan kata lain
Kalimat : Di dalam Al-Qur’an adafirman Allah yang mengatakan bahwalaki – laki itu bias memiliki istri lebih dari satu. Dengan kata lain, Poligami .
Rabu, 28 November 2012
Asrina Awaliah
Nama : Asrina Awaliah
Kelas : Business English A
Nim : 1252132039
A. Konjungsi Intrakalimat
Konjungsi intrakalimat atau konjungsi antarklausa
adalah konjungsi yang menghubungkan satuan-satuan kata dengan kata, frasa
dengan frasa, dan klausa dengan klausa. Konjungsi ini dibagai menjadi tiga
jenis, yaitu :
1.
Konjungsi
koordinatif adalah konjungsi yang menghubungkan
dua klausa atau lebih yang memiliki status sintaktis yang sama. Konjungsi ini
juga bisa disebut dengan konjungsi setara.
Macam-macam
konjungsi koordinatif :
a.
Konjungsi yang menyatakan
penambahan, seperti dan.
Contoh
: Saya membeli buku dan pensil.
b.
Konjungsi yang menyatakan
perlawanan, seperti tetapi.
Contoh
: Dia menyukai bawang goreng tetapi saya tidak menyukainya.
c.
Konjungsi yang menyatakan pemilihan,
seperti atau.
Contoh
: Kamu ingin membeli tas atau sepatu?
2.
Konjungsi
subordinatif adalah konjungsi yang menghubungkan
dua klausa atau lebih yang memiliki status sintaktis yang tidak sama. Konjungsi
ini juga bisa disebut dengan konjungsi bertingkat.
Macam-macamnya
:
a.
Konjungsi yang menyatakan waktu,
seperti ketika,
Contoh
: Saya sedang tidur ketika dia menelpon.
b.
Konjungsi yang menyatakan syarat,
seperti jika.
Contoh
: Telpon aku jika kau sudah sampai.
c.
Konjungsi yang menyatakan
pengandaian, seperti seandainya.
Contoh
: Dia akan datang, seandainya kamu mengundangnya.
d.
Konjungsi yang menyatakan tujuan,
seperti agar.
Contoh
: Rajinlah belajar agar kamu pintar.
e. Konjungsi yang menyatakan konsesif,
seperti meskipun
Contoh
: Aku akan datang meskipun agak terlambat.
f.
Konjungsi yang menyatakan pemiripan,
seperti seolah-olah.,
Contoh
: Dia mengangguk-anggukkan kepalanya seolah-olah dia sudah mengerti.
g. Konjungsi yang menyatakan sebab,
seperti sebab.
Contoh
: Adi terlambat datang sebab di jalan macet.
h.
Konjungsi yang menyatakan akibat,
seperti sampai-sampai.
Contoh
: Lira sangat terburu-buru sampai-sampai
buku pelajarannya tertinggal.
i.
Konjungsi yang menyatakan
penjelasan, seperti bahwa.
Contoh
: Lili berkata bahwa dia sudah makan.
3.
Konjungsi
korelatif adalah konjungsi yang menghubungkan
dua kata, frasa, atau klausa dan kedua unsur itu memiliki status sintaktis yang
sama. Konjungsi korelatif terdiri atas dua bagian yang dipisahkan oleh salah
satu kata, frasa, atau klausa yang dihubungkan.
Macam-macamnya
:
a. baik
…
maupun …
Contoh
: Baik Ilham maupun Argi ingin membeli baju.
b. tidak
hanya
…, tetapi
(…) juga …
Contoh
: Tidak hanya datang terlambat, tetapi ia juga lupa
membawa bukunya.
c. bukan
hanya
…,
melainkan …
Contoh
: Bukan hanya tasnya yang berwarna merah, melainkan
juga jilbabnya.
d. (se)demikian
(rupa) …
sehingga …
Contoh
: Dia demikian baik, sehingga ia disukai oleh banyak orang.
e. apa(kah)
… atau …
Contoh
: Apakah kamu sudah belajar atau tidak?
f. entah
… entah …
Contoh
: Entah diterima entah tidak, ia akan tetap mencoba.
g. jangankan
…,
… pun …
Contoh
: Jangankan makan, minum pun tidak pernah.
B.
Kata Penghubung Antarkalimat
Kata penghubung antarkalimat adalah
kata yang menjadi penghubung antara kalimat yang satu dengan kalimat lainnya
dalam satu paragraf. Dengan adanya kata penghubung ini, kalimat menjadi lebih
padu.
Kata penghubung antarkalimat ini
penulisannya didahului tanda koma.
Contoh:
1.
Akan tetapi
Contoh : Untuk saat ini saya belum
mendapatkan juara. Akan tetapi, saya
yakin suatu saat nanti saya akan mendapatkan itu.
2.
Namun
Contoh : Ia difitnah mencuri laptop
Lili. Namun, kedua orang tuanya yakin
ia tidak seperti itu.
3.
Oleh karena itu
Contoh : Bahasa jurnalistik tidak
membedakan tingkat kecerdasan, kedudukan, keyakinan dan pengetahuan. Oleh karena itu, sudah sewajarnya jika
ragam jurnalistik harus ringkas penuturannya.
4.
Jadi
Contoh : Semua orang ingin
mendengarkannya. Jadi, perbasarlah
suaramu.
5.
Dengan demikian
Contoh : Kamu telah
mendapat peringkat pertama. Dengan demikian, kamu harus
mempertahankannya.
6.
Meskipun begitu
Contoh : Kamu tidak pantas berkata
seperti itu kepada dia. Meskipun begitu,
kamu masih bisa meminta maaf kalau berjumpa lagi dengannya.
7.
Lagi pula
Contoh : Kamu tidak perlu khawatir
kepada saya. Lagi pula, saya
baik-baik saja.
Kata hubung. Mauliyana Laele
NAMA :
MAULIYANA LAELE
NIM :
1252132031
KELAS :
BUSINESS ENGLISH A
A.
Kata hubung Intrakalimat
a.
Kata
penghubung koordinatif
1. Dan
Contoh:
Fadli membuat mainan untuk
Reza dan Farid.
2. Atau
Contoh:
Sisil mungkin memilih Roni
atau Viki.
3. Tetapi
Contoh:
Vina cantik, tetapi
sombong.
4. Sedangkan
Contoh:
Galuh membawa papan
sedangkan Galih membawa spidol.
5. Melainkan
Contoh:
Dia tidak menyukai Sinta,
melainkan menyukai Vira.
6. Lalu
Contoh:
Kami pergi ke rumah Vani,
lalu menanyakan keadaan Vani pada oarangtuanya.
7. Kemudian
Contoh:
Rizal akan pergi ke rumah Yani,kemudian pergi membeli
buku.
8. Padahal
Contoh:
Bibu memaksa saya
membantunya, padahal saya sedang sibuk.
b.
Kata
penghubung korelatif
1.
baik…
maupun….
Contoh:
Baik yang di depan maupun di
belakang,saya mohon berdiri.
2.
…tidak…tetapi….
Contoh:
Titin tidak butuh buku itu, tetapi
Vian membutuhkannya.
3.
…bukan…melainkan….
Contoh:
Solar bukan minuman, melainkan bahan
bakar.
4.
makin…makin….
Contoh:
Makin ingin dilupakan, makin di
rindukan.
5.
kian…kian….
Contoh:
Kian lama, kian menarik.
6.
sedemikian
rupa … sehingga….
Contoh:
Sedemikian rupa Ia berdandan,
sehingga Ia tampak cantik di Pesta ini.
7.
tidak
hanya… tetapi juga….
Contoh:
Mama Vila tidak hanya sebagai ibu
untukku, tetapi juga sebagai ayah.
B.
Kata hubung Antarkalimat
a.
Akan
tetapi
Contoh:
Tidak
ada penyuluhan yang berhasil menghentikan tawuran. Akan tetapi, dengan membuat
kegiatan yang lebih bermanfaat akan membantu menguranginya.
b.
Namun
Contoh:
Setiap
perjumpaan pasti ada perpisahan. Namun, di setiap perjumpaan itu akan membuat
kenangan tersendiri yang tidak mungkin terlupakan.
c.
oleh
karena itu
Contoh:
Ayah
selalu bekarja sekeras mungkin untuk anak-anaknya. Oleh karena itu, aku harus
belajar dengan baik.
d.
Jadi
Contoh:
Generasi
muda adalah penentu keutuhan bangsa. Jadi, kita harus menjadi generasi yang
memiliki rasa persatuan yang tinggi.
e.
Dengan
demikian
Contoh:
Lakukan
pekerjaan dengan bahagia. Dengan demikian, pekerjaan tersebut akan cepat
selesai.
f.
Meskipun
begitu
Contoh:
Soal-soal
ini sangat sulit untuk diselesaikan. Meskipun begitu, kita harus tetep berusaha
menyelesaikannya.
g.
Lagi
pula
Contoh:
Saya
tidak akan menemani Valdi ke acara itu. Lagi pula, sudah ada Riza yang selalu
menemaninya.
Langganan:
Postingan (Atom)
